March 2015 | Gudang Uang | Forex Mart

Thursday, 26 March 2015

http://www.athba.net/
Athba.net | Orang-orang Chimbu hidup pada ketinggian sebanyak 7.800 meter, yang merupakan salah satu propinsi di dataran tinggi di Papua New Guinea. Bagaimanapun, hanya sedikit fakta yang diketahui tentang masyarakat chimbu, yang sebagian besar tetap misteri bagi dunia luar. Namun, mungkin ini hanya sebagian kecil budaya supranatural masyarakat chimbu pada cat tubuhnya yang membuat terlihat lebih menarik.

Bahkan, sulit menghitung dengan tepat berapa banyak individu yang membentuk kelompok di daerah ini. Diperkirakan bahwa sekitar 60.000 atau lebih tinggal di daerah tradisional yang diduduki oleh orang-orang Chimbu. Sensus pada 2011, menyatakan bahwa seluruh provinsi Chimbu memiliki populasi lebih dari 376.000.

http://www.athba.net/

Meskipun masyarakat Chimbu relatif tidak dikenal, beberapa fotografer beruntung dan wisatawan telah berhasil menangkap gambar dari anggota suku dengan ciri khas cat kerangka di tubuh mereka saat mereka mempersiapkan diri untuk tampil di perayaan festival budaya. Kebiasaan unik ini diyakini sebagai teknik untuk memberikan rasa takut pada musuhnya.

http://www.athba.net/

Masyarakat Chimbu tidak memiliki kontak dengan orang luar, hingga pada tahun 1934, ketika penjelajah Australia Michael Leahy dan James Taylor bertemu mereka ketika melakukan perjalanan untuk pemetaan. Pemerintah Australia kemudian mengambil langkah untuk mencoba untuk membangun komunikasi dengan mereka dan menjaga kedamaian di daerah itu.

Memang, kehidupan bagi orang-orang Chimbu sering bergolak, dengan berbagai kerusuhan, kekerasan antara klan terjadi karena perbedaan pendapat. Akibatnya, salah satu tujuan utama Australia di Propinsi Chimbu adalah untuk menerapkan solusi diplomatik atas berbagai perselisihan dan sengketa tersebut.

http://www.athba.net/

Setelah orang-orang asing mulai berhubungan dengan orang-orang chimbu,sistem peradilan yang didirikan mampu memberi hukuman berupa kurungan untuk pelanggaran seperti keributan dan pembunuhan. Awalnya, meskipun, orang-orang chimbu tidak selalu menerima putusan pengadilan untuk mengakhiri konflik apapun, yang berarti bahwa ketegangan antara rakyat Chimbu terkadang dilanjutkan setelah hukuman yang ditetapkan.

Meskipun awalnya sangat sulit menerapkan hukum di propinsi chimbu, kasus penyerangan antar suku sudah jauh berkurang sebagai akibat dari diberlakukannya undang-undang baru. meskipun, itu mengubah nilai-nilai masyarakat Chimbu namun tradisi lukisan kerangka pada tubuh mereka, masih berlanjut hingga kini.

http://www.athba.net/

Saat ini, wisatawan dapat menyaksikan kebiasaan menakutkan di pertunjukan budaya yang diselenggarakan di perbukitan Papua Nugini. Dikenal sebagai festival "bernyanyi-nyanyi" kesempatan ini untuk merayakan ritual dan tradisi dari banyak kelompok lokal, termasuk Chimbu.

Selain festifal bernyai-nyanyi yang ada di propinsi chimbu, ada juga festival lain di goroka dan gunung hagen. Festival Gunung Hagen dimulai pada tahun 1961, sedangkan acara Goroka pertama kali di selenggarakan pada tahun 1957.

http://www.athba.net/

festival bernyanyi-nyanyi di Gunung Hagen berlangsung pada pertengahan Agustus, sedangkan festival Goroka sekitar sebulan kemudian. Hingga kini kunjungan wisatawan ke Papua Nugini masih sangat minim,  mengingat kurangnya promosi wisata di negara itu. Selain itu, mencoba untuk menemukan orang-orang Chimbu di wilayah pegunungan asli mereka kemungkinan akan lebih sulit lagi, tidak hanya karena tempat mereka yang tinggi, antara 4.500 dan 7.800 meter di atas permukaan laut, tetapi juga karena curah hujan yang cukup besar di daerah ini.

Namun, meskipun lokasi Chimbu sangat terpencil, berbagai bukti menunjukkan bahwa dataran tinggi daerah Pasifik mungkin telah dihuni sejak sejauh 30.000 tahun yang lalu. Sementara itu,bahwa sistem pertanian telah ada di sana selama 8.000 tahun.

http://www.athba.net/

Nama "Chimbu" berasal dari kata "Simbu" yang berarti terimakasih dalam dialek mereka, dan itu adalah kata-kata yang diucapkan orang-orang chimbu ketika pertama kali bertemu para penjelajah australia. Hal inilah yang menyebabkan nama chimbu dikenal hingga sekarang.

Dalam hal pembagian peran dalam keluarga, laki-laki Chimbu bertugas menjaga hal-hal seperti politik dan pertahanan selain menjadi pencari nafkah, sementara wanita bertanggung jawab untuk urusan rumah tangga dan menjual hasil bumi, biasanya sayuran, di desa-desa terdekat.

http://www.athba.net/

Babi adalah salah satu barang paling berharga pada sebuah keluarga orang chimbu. Sebuah keluarga akan menyembelih babi dan dimasak untuk disajikan kepada rekan untuk memperingati peristiwa hidup seperti pernikahan, kelahiran atau kematian - dan ini merupakan cara yang penting bagi warga Chimbu untuk membangun dan memelihara ikatan dengan sesama anggota.

Sebelumnya, dalam tradisi chimbu kaum lelaki dan perempuan tinggal di tempat tinggal yang terpisah, laki-laki yang berada bersama-sama di kediaman besar untuk melindungi desa mereka. Sementara para wanita dan anak-anak, tinggal di rumah-rumah dekat dengan kebun keluarga '.

http://www.athba.net/
Kini, meskipun hukum telah mengambil perannya yang memungkinkan bagi keluarga Chimbu untuk hidup bersama di bawah satu atap. Rumah mereka juga mungkin terletak dekat dengan perkebunan mereka. Selain itu, meskipun adanya pengaruh dari pemerintah Australia pada beberapa tahun yang lalu dan kedatangan wisatawan ke wilayah mereka, orang-orang Chimbu terus menjaga tradisi dan kebiasaan adat istiadat leluhur mereka - termasuk tarian kerangka orang chimbu, dengan cat tubuh yang sedikit menakutkan yang menyertainya.













Athba.net | Pernah melihat seseorang yang bisa memutar kepalanya hingga 180 derajat?? Berikut Seorang remaja telah dijuluki manusia Karet karena fleksibilitasnya yang luar biasa.
Jaspreet Singh Kalra, dari Punjab di utara India, ia memiliki kemampuan untuk mutar tubuhnya ke posisi yang tidak biasa semenjak dia mengikuti kelas yoga di sekolah ketika dia masih berusia 11 tahun.
Sekarang 15, Jaspreet singh karla yang masih berusia 15 tahun dapat memutar kepalanya 180 derajat nya, memutar tangannya 360 derajat dan membungkukkan tubuhnya ke belakang hingga dia bisa melihat kakinya sendiri.

http://www.athba.net/

dilansir dari metro.co.uk"Saya tidak pernah merasakan sakit atau nyeri saat melakukan tindakan ini," katanya.
"Orang-orang bertanya apakah saya baik-baik saja dan tak merasakan sakit pada tubuh saya setelah melakukan hal ini, itu tidak pernah. Saya suka melakukan hal ini.Karena Hal ini telah menjadi hobi saya. "
Jaspreet adalah siap untuk tampil di India Got Talent dan mengatakan tujuan utamanya adalah untuk mengungguli manusia karet Amerika Daniel Browning Smith, yang hingga saat ini masih memegang gelar orang yang paling fleksibel di dunia. simak gambar-gambar si manusia karet dari india, Jaspreet Singh Karla berikut ini:


http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/















Athba.net | Banyak dinegara berkembang warganya terutama di usia produktif kesulitan untuk mendapat pekerjaan. Untuk mendapat pekerjaan yang layak dan menghasilkan uang, resiko apapun akan dihadapi. Seperti halnya beberapa gambar berikut ini bagaimana perjuangan warga meksiko dan beberapa warga negara amerika tengah lainnya berjuang untuk menyeberang ke amerika serikat dengan menumpang kereta barang demi pekerjaan apapun dan hidup layak. dilansir dari laman byaki, Meski tak sedikit berakhir cacat maupun kematian karena kecelakaan. Butuh nyali dan keberuntungan untuk itu semua, beberapa orang berani mengambil resiko untuk menyelinap ke perbatasan amerika serikat dan melakukan pekerjaan apapun. Simak berikut gambar-gambar para imigran gelap yang berusaha melintas ke amerika serikat.

http://www.athba.net/


http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/
















Wednesday, 25 March 2015

Seorang petani dan anaknya di china membuat replika transformer

http://www.athba.net/

Athba.net | Pasti semua tahu film fiksi ilmiah Amerika yang diangkat dari kisah Transformers tahun 1984. Film ini Disutradarai oleh Michael Bay. Slogan film ini sangat terkenal, yaitu "Their war, our world." yang berarti "Perang mereka, dunia kami". Seperti di lansir dari dailymail Sebuah tim terdiri dari seorang ayah-dan-anak di hengyang,sebuah kota di tenggara China mulai membuat replika patung robot mirip dengan karakter Optimus Prime dan Bumblebee dari suku cadang mobil bekas daur ulang dan mereka telah menjual lebih dari 1 juta yuan (lebih dari $ 160.000).

kesuksesan film transformer di china menginspirasi Yu Zhilin dan anaknya lu yingyun, yang notabene adalah seorang petani tetapi memiliki latar belakang dalam seni rupa, memutuskan untuk mulai membuat patung robot transformer dari bagian sukucadang mobil yang tak terpakai di bengkel pribadinya. Pasangan ini bergabung dengan kultus orang China yang telah lebih dulu mulai membuat replika robot logam. Tahun lalu tim petani darii Xiaoye, sebuah desa di provinsi Shandong timur, mulai membuat model dengan biaya sekitar $ 16.000 (£ 11,000) dan menjualnya kepada pengembang properti dan memajang mereka di mal-mal di Cina.



http://www.athba.net/

lu yingyun dan yu zhilin bekerja sama membangun replika robotnya di bengkel pribadinya

http://www.athba.net/

pasangan ini telah membuat robot transformer sejak 2010 setelah menyadari popularitas film transformer di china

http://www.athba.net/

disini yu zhilin dan lu yingyun sedang mengerjakan replika optimus prime


http://www.athba.net/

Pasangan ini mengumpulkan bagian mobil bekas untuk membangun model skala besar dari bagian logam yang tak terpakai

http://www.athba.net/

lu yingyun bersama replika optimus prime dan bumblebee







Monday, 23 March 2015

Athba.net | Di tepi pantai Samudra Hindia terdampar ribuan sandal bekas atau sampah karet lainnya. Limbah ini tidak terurai dan menumpuk ber ton-ton disepanjang pantai, sehingga sulit bagi orang-orang untuk berenang, membunuh binatang karena sampah sampah itu bisa tertelan oleh ikan dan binatang lainnya. Julie Church, seorang konservasionis laut telah menemukan cara unik dan bermanfaat yaitu mengumpulkan sandal dan membuat produk mainan yang menyenangkan.

http://www.athba.net/

Pemilik perusahaan dan konservasionis laut Julie Church berpose di atas tumpukan sandal bekas yang dibuang. di Ocean Sole, perusahaan daur ulang di Nairobi, Kenya.


http://www.athba.net/

Julie Church Menciptakan perusahaan sendiri Ocean Sole, Julie adalah pantai malaikat penjaga yang sebenarnya dari Samudera Hindia. Pada tahun 1999, Julie bekerja Wildlife Fund WMF di Kenya, di mana ia melihat anak-anak bermain dengan sampah. Dan itu mendatangkan ide untuk mendaur ulang sampah-sampah karet yang tak bisa terurai menjadi produk seni.
http://www.athba.net/

Ketika dia keluar dari organisasi dan menciptakan perusahaan daur ulang Ocean Sole, ia mulai mencari relawan yang mewujudkan ide kreatifnya. Pada awalnya itu semua sangat berat, menyediakan peralatan untuk produksi dan penyewaan gedung untuk perusahaannya. Tapi kemudian ide itu mulai membuahkan hasil ketika mainan laku terjual. Selain sebuah keuntungan Julie juga giat mengkampanyekan produknya untuk mendorong orang lain memanfaatkan idenya.

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

dan kemudian Pada tahun 2008 julie mulai mempromosikan eco-bisnisnya., Julie dengan teman-temannya untuk membuat jerapah besar untuk fashion show di Roma. kini produk daur ulangnya bahkan sudah ada di Toko mainan di India, Kenya, Jepang, Amerika Serikat. omset perusahaan mencapai 150 000 dolar per tahun, dengan jumlah produksi mencapai 400 ton.

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

sumber: oceansole
via: byaki







Hamilton Cunha Filho, membangun rakit dari sampah yang ditemukan untuk tempat tinggal.

http://www.athba.net/

Athba.net | Menjadi tunawisma bukan keinginan, tapi jika itu terjadi maka harus kreatif untuk membuat rumah sendiri dari bahan apapun yang bisa digunakan. Jika tunawisma di banyak kota di negeri kita membangun rumah di bawah kolong jembatan atau dengan menggunakan gerobak, lain halnya dengan tunawisma yang satu ini.
seperti dilansir dari dailymail seorang tunawisma di di perairan Teluk Guanabara dekat Kota Rio de Janeiro, brazil. Hamilton Cunha Filho adalah tunawisma yang kreatif.  Lantaran sering diusir oleh polisi ketika dia tidur di emperan toko di rio de janeiro, dia membangun rakit dari sampah yang dia temukan untuk dijadikan rumah dan mengambang di teluk guanabara.
Sangat menarik, bahkan dalam rakit tersebut, terlihat jelas barang-barang pribadi milik Filho. Para warga dan wisatawan yang sedang berkunjung ke Teluk Guanabara sering mengira Filho sebagai seseorang yang sedang berkemah di peraian teluk guanabara.

http://www.athba.net/

Hamilton cunha filho, 30 tahun membangun rakit bukan untuk kesenangan, itu karena dia tak mempunyai rumah

http://www.athba.net/

Membangun rakit untuk rumah dari sampah-sampah yang tak diinginkan

http://www.athba.net/

Hamiltonn cunha filho berfoto dengan latar belakang pemandangan yang menakjubkan

http://www.athba.net/

Dengan penampilan dan keceriaannya hamilton cunha filho sepertinya bahagia dan nyaman tinggal di rakitnya.




Friday, 20 March 2015


Athba.net | Naoto Matsumura, Penjaga Hewan Setelah Bencana Nuklir Fukushima. Fukushima Daiichi adalah pembangkit listrik tenaga nuklir yang jaraknya hanya 13 kilometer dari rumah Naoto Matsumura itu. Setelah mengungsi di tempat penampungan sementara yang penuh sesak, ia memutuskan untuk pulang dan kembali ke rumah di kota Tomioka, Prefektur Fukushima, dan mengurus ternaknya.

"Aku punya dua kucing, satu anjing, satu burung unta, satu kuda, 31 ekor sapi dan empat babi hutan," kata Matsumura bangga. Awalnya, ia mengatakan ia akan mengambil hewan peliharaannya yang tertinggal di kampung halamannya, yang pemiliknya diberitahu evakuasi kota akan jangka pendek.

http://www.athba.net/
Pada awalnya itu hanya anjing dan kucing, tapi kemudian pemerintah mengumumkan bahwa akan memusnahkan seluruh hewan yang ada daripada membiarkan mereka kelaparan di dalam zona terpapar radiasi.

"Aku bertanya, 'Apa yang kamu lakukan?" dan mereka menjawab, "Kami sekarang akan membunuh semua sapi." Saya mengatakan kepada mereka, 'Hentikan, aku akan mengurus mereka. " Dan itulah alasan saya mulai mengumpulkan sapi dari seluruh wilayah, "kata Matsumura.

Naoto Matsumura adalah satu-satunya manusia yang cukup berani untuk tinggal di zona eksklusi Fukushima

Tingkat radiasi sangat tinggi di daerahnya, sekitar 17 kali lebih tinggi dari tingkat normal radiasi. seperti dilansir laman South China Morning Post Setelah diuji di Japan Aerospace Exploration Agency matsumura diberitahu bahwa ia memiliki tingkat paparan radiasi tertinggi dari siapa pun di Jepang, tapi itu tak membuatnya khawatir.

Matsumura adalah salah satu dari 15.000 orang yang tinggal di kota Tomioka.

"Saya tidak punya rencana, tapi sekarang semua bisa saya katakan adalah bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir adalah buruk," katanya. "Jika bencana gempa dan tsunami, semua orang bisa datang kembali dan merekonstruksi rumahnya. tapi "Setelah bencana nuklir, tak seorang pun ingin kembali, terutama generasi muda."
Matsumura sekarang menjalani kehidupannya dengan merawat hewan yang tertinggal di zona evakuasi. apa saja yang dilakukan Naoto Matsumura, simak berikut ini:

http://www.athba.net/

Matsumura menemukan hewan banyak terkunci dikandangnya dan mati kelaparan



http://www.athba.net/
Banyak dari mereka menggantungkan hidupnya kepada matsumura

http://www.athba.net/

Matsumura hanya mengandalkan sumbangan dari para donatur untuk bekerja dan suplai makanan semua hewan.

http://www.athba.net/

Mereka menjuluki matsumura sebagai "Penjaga hewan fukushima"

http://www.athba.net/

Pemerintah telah melarangnya tinggal, tapi itu tak menghentikannya untuk kebaikan

http://www.athba.net/


"Mereka juga mengatakan kepada saya bahwa saya tidak akan sakit selama 30 atau 40 tahun. dengan umur yang sekarang kemungkinan besar akan mati saat itu, jadi aku tidak peduli "
http://www.athba.net/

Matsumura, yang berusia 55 tahun, tahu bahwa radiasi berbahaya, tetapi ia "menolak untuk khawatir tentang hal itu"
http://www.athba.net/

http://www.athba.net/













- |